Skip to content

Tutorial VirtualBox, Windows di atas Ubuntu

April 26, 2010

Kebetulan ada teman yang nan jauh di sana menanyakan tentang bagaimana menjalankan Windows di atas Ubuntu sehingga ia tidak perlu restart computer hanya untuk menggunakan software yang hanya bisa berjalan di Windows dan software tersebut tidak bisa berjalan dengan lancar bila menggunakan Wine. Karena hal itu, timbul ide untuk membuat tutorial ini =)

Virtualisasi

Virtualisasi adalah sebuah fasilitas (cara) yang memungkinan lebih dari satu sistem operasi dijalankan secara simultan di atas sebuah komputer (sistem operasi). Salah satu software virtualisasi yang populer dan mudah digunakan adalah Oracle VirtualBox.

Software virtualisasi dapat dianalogikan sebagai sebuah komputer maya. Ketika sebuah sistem operasi diinstall di dalam software virtualisasi, misalnya VirtualBox, maka data-data sistem operasi tersebut akan diinstall di dalam sebuah sebuah harddisk virtual. Pada VirtualBox, harddisk virtual tersebut adalah sebuah file yang berekstensi *.vdi (Virtual Desktop Image).

Instalasi VirtualBox pada Ubuntu

Saat ini, VirtualBox ada di dalam repository resmi Ubuntu. Hanya saja yang disediakan di repository tersebut adalah versi open source. Saya tulis hanya saja, karena di dalam versi open source terdapat fitur-fitur yang tidak ada bila dibandingkan dengan versi proprietary-nya (sama seperti open source, versi ini gratis).

Oleh karena itu, kita akan menginstall versi proprietary-nya. Untuk memudahkan instalasi dan update VirtualBox, kita menggunakan Synaptic Package Manager. Agar VirtualBox versi proprietary-nya berada di dalam list Synaptic, lakukan langkah-langkah berikut :

  1. Tambahkan source software
    Buka Software Source yang ada di dalam Synaptic Package Manager (System → Synaptic Package Manager, lalu di dalam Synaptic : Settings → Repositories).

    Di bagian tab Other Software, klik tombol Add. Di bagian APT line, tambahkan sumber asal software VirtualBox. Daftarnya bisa dilihat di dalam ini situs download VirtualBox untuk host Linux, di sini. Misal, untuk pengguna Ubuntu 9.10, di APT line tambahkan baris :

    http://download.virtualbox.org/virtualbox/debian karmic non-free

    Setelah itu, klik Add Source.

  2. Tambahkan public key
    Public key merupakan bagian dari sistem kriptografi yang digunakan dalam proses instalasi ini. Hal ini untuk memastikan bahwa software VirtualBox yang didownload memang berasal dari Oracle. Untuk menambahkan public key, pertama, unduh dahulu kuncinya di dalam situs download VirtualBox di atas. Default-nya, filenya akan bernama sun_vbox.asc.
    Lalu, di dalam Software Sources, masuk ke tab Authentication, klik Import Key File, pilih public key yang sudah diunduh, dan akhirnya klik OK.
  3. Reload software list
    Setelah dua langkah di atas dilakukan, kita tutup Software Sources dengan mengklik Close. Setelah itu, klik Reload sehingga daftar software akan diperbarui.

Setelah proses Reload selesai, cari VirtualBox di dalam Synaptic, kemudian install.

Instalasi Windows di dalam VirtualBox

Membuat Virtual Machine

Sampai tahap ini, VirtualBox sudah terinstall di dalam Ubuntu. Windows yang akan diinstall dalam tutorial ini adalah Windows XP. Untuk menginstall OS lain, caranya sama, hanya saja ada setting yang berbeda. Sebelum menginstall Windows, ada baiknya kita membuat file image (iso) untuk CD Windows nya agar proses instalasi bisa berjalan lebih cepat.

Jalankan VirtualBox, lalu klik New untuk membuat mesin virtual. Virtual Machine adalah membuat spesifikasi komputer virtual, seperti berapa besar ukuran harddisknya, RAM-nya, dan lain-lain. Tentu saja, spesifikasi yang dibuat tidak bisa lebih besar daripada spesifikasi komputer real yang kita punya.

Buat nama untuk Virtual Machine-nya, atur jenis sistem operasi dan versi yang digunakan.

Sesuaikan RAM dengan kebutuhan OS (Windows) yang akan diinstall. Hindari mengatur ukuran RAM lebih dari setengah RAM yang dimiliki komputer karena ketika OS (Windows) tersebut dijalankan, jumlah RAM yang dipakai sama dengan ukuran RAM yang diatur. Bila ukuran RAM nya terlalu besar, host-nya (Ubuntu) akan kekurangan memori sehingga ada kemungkinan performa host-nya akan menurun.

Karena kita membuat Virtual Machine baru, maka kita akan membuat Harddisk Virtual baru.

Untuk Storage Type, disarankan menggunakan Dynamic, karena ukuran file *.vdi akan disesuaikan dengan jumlah data yang masuk ke dalam virtual harddisk tersebut sehingga akan menghemat free space harddisk.

Bagian Location menentukan di mana file *.vdi akan diletakkan. Bila lokasinya sama dengan nama virtual machine, file *.vdi akan diletakkan di tempat yang sama dengan file setting virtual machine tersebut (defaultnya ada di dalam home). Jadi bila ukuran partisi /home anda kecil, sebaiknya diletakkan di tempat lain.

Bagian Size mengatur ukuran maksimal harddisk virtual yang digunakan.

Instalasi OS (Windows)

Setelah semua langkah di atas selesai dilakukan, akan muncul virtual machine yang sudah kita buat di dalam daftar. Tentu saja, virtual machine tersebut sama seperti sebuah PC tanpa sistem operasi. Bila dijalankan akan muncul First Run Wizard. Wizard ini membantu dalam proses instalasi sistem operasi.

Karena sebelumnya kita telah membuat file image CD Windows XP, sumber instalasinya akan mengarah ke file image tersebut. Untuk itu, kita harus menambahkan file image CD tadi ke dalam Virtual Media Manager. Caranya cukup mudah, buka jendela Virtual Media Manager dengan meng-klik tombol bergambar folder pada bagian Media Source.

Pada tab CD / DVD images, klik tombol Add lalu pilih file image Windows XP yang sudah dibuat sebelumnya. Nanti, di dalam daftar akan muncul file image tersebut. Lalu, pilih file tersebut dan klik Select.

Setelah itu, tinggal Next dan Finish, dan proses instalasi Windows XP akan berjalan seperti layaknya menginstall di dalam sebuah PC yang real.

Final Result


This article is licensed under a
Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 Unported License.
Creative Commons License

From → Application

32 Comments
  1. Wuuuaahhh…, info bagus nih.. makasih y, salam kenal

  2. Ni'am permalink

    Makasih juga :)

  3. Hadi permalink

    Makasih kang,

    Nah, sekarang kalo mau nginstall software2 di windows itu bisa ga? gimana caranya?

    • Ni'am permalink

      Bisa, Hadi. Namanya juga PC maya, jadi harus memiliki fitur-fitur seperti PC biasa. :)

      Pada umumnya ada 3 sumber dalam proses instalasi sebuah program di Windows :
      1. File installer ada di dalam CD / DVD ROM
      CD / DVD ROM dari laptop / PC mu bisa diakses oleh Windows di dalam VirtualBox melalui menu Devices -> CD / DVD ROM Devices, lalu pilih CD / DVD yang kau mau akses.

      2. File installer yang ada di harddisk (e.g. partisi DATA)
      Windows di VirtualBox bisa saling bertukar data dengan host-nya (dalam hal ini Ubuntu) bila ada shared folder. Folder tersebut akan dijadikan media pertukaran data sehingga bila kau menulis menggunakan Office di Windows tersebut, file doc-nya bisa diambil oleh host-nya (Ubuntu). Caranya dengan mengakses Devices -> Shared Folders.
      Setelah itu akan muncul jendela dengan judul “Shared Folders”. Klik icon “Add Shared Folder”. Di dalam “Folder Path” pilih folder yang ada di ubuntu yang ingin kau sharing dengan Windows (e.g /home/niam/shared-folders). Bagian “Folder Name” berisi nama folder tersebut bila muncul di dalam Windows. Opsi “Read Only” itu berarti Windows hanya bisa membaca, meng-copy file yang ada di dalam folder tersebut, tetapi tidak bisa memanipulasi isi folder tersebut (e.g. membuat folder, menghapus dan membuat file di dalam folder tersebut). Opsi “Make Permanent” berarti setting ini kau buat permanen, tidak hanya untuk sesi ini saja (tidak akan hilang bila Windowsnya di-Shut Down). Trus tinggal klik OK :)

      Dari sudut pandang Windows, folder yang sudah di-sharing tersebut akan dianggap seperti sebuah folder yang di-sharing melalui jaringan LAN. Untuk mengaksesnya, (diasumsikan ini Windows XP) buka Windows Explorer. klik “My Network Places” -> “Virtual Shared Folders” -> “\\Vboxsvr”, lalu pilih folder yang bersangkutan.

      P.S. kalau di “My Network Places” tidak muncul, coba restart Windowsnya, tapi jangan lupa opsi “Make Permanent” dicentang.

      3. File installer ada di USB FlashDisk
      Untuk file yang ada di USB FlashDisk, bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama, pindahkan saja file tersebut ke dalam folder yang sudah di-sharing sebelumnya, kemudian diakses dari dalam Windows melalui folder tersebut.
      Kedua, dengan membuat Windows di dalam VirtualBox bisa mengakses langsung USB. Tetapi sayangnya, secara default, Ubuntu melarang software VirtualBox mengakses USB secara langsung. Agar VirtualBox bisa mengakses USB, bisa diikuti prosedur dari Dokumentasi Ubuntu, di sini. Kalau menurutmu terlalu repot, copy saja filenya ke shared folder :)

      P.S. Untuk meningkatkan experience kenyamanan penggunaan Windows tersebut, sebaiknya di Windows tersebut di install Guest Addition. Default-nya, file image-nya (iso) ada di dalam folder “/usr/share/virtualbox” dan nama filenya adalah “VBoxGuestAdditions.iso”. Cara me-load file image itu sama seperti cara me-load file image Windows XP di dalam posting di atas (hint: Virtual Media Manager).

      • dipta permalink

        makasih infonya gan..mw bantu dikit..kalo pake vbox bawaan ubuntu (OSE) mang ga bisa detk usb, tapi ada vbox yang langsung detek usb…kalo ga salah vbox 3.2, tapi donlot dulu..bukan dari synaptic…CMIIW

        thanks

  4. Hadi permalink

    Beuh…lengkap kali pun penjelasannya…
    thanks berat kang….

    installasi windows di virtualbox udah berhasil, tinggal menginstall beberapa program yang dibutuhkan…

    oh iya ijin share di blog saya…hehehe…lumayan buat nambah2in postingan…hehe… boleh ya? :D

    • Ni'am permalink

      Yes. Dunia open source (Linux) itu kan memang tempatnya tuk saling berbagi :)

  5. tianz permalink

    synapticnya dari mana sih gk ngerti aku

    • Ni'am permalink

      Synaptic ada di dalam menu : System -> Administration -> Synaptic Package Manager

  6. Klo awalnya kita makai dual boot dan udah keinstall windows 7 gimana om?

    • Ni'am permalink

      VirtualBox memungkinkan sebuah OS (client dijalankan di dalam sebuah OS yang sedang berjalan (host). Dalam kasus ini, sistem operasi Windows dijalankan di dalam sistem operasi Ubuntu.

      Mungkin yang kamu maksudkan adalah ada 2 OS yang diinstall berdampingan. Kalau menginstall Windows dahulu, kemudian Linux (Ubuntu), maka proses dalam proses instalasi linux, akan membuatkan daftar OS yang terinstall di boot loadernya. Kalau yang dilakukan sebaliknya, pada proses instalasi windows, boot loader yang dibuat oleh Linux (Ubuntu) akan dihapus oleh Windows, sehingga booting akan selalu masuk ke Windows. Cara mengatasinya adalah dengan merestore grub nya.

  7. eko permalink

    Salam kenal dari saya….
    Thanks atas tutorialnya…tapi yang menjadi masalah gimana caranya sharing data di virtual box????

    • Ni'am permalink

      Salam kenal juga =) Tentang sharing data, sudah saya jawab di dalam komentar. Coba dilihat komentar-komentar sebelumnya.

      • wii permalink

        maksudnya devices –> shared folder itu gimana ya?? mhon penjelasan detailnya maklum nubie.. makasi..

  8. beginner2895 permalink

    Wuih… Artikel yang lengkap & mantap!.

    Saya juga sekalian nanya…. Bagaimana cara menggunakan Shared data (pada Virtualbox) bila Host OS-nya Windows XP dan Guest OS-nya Ubuntu 10.10??. Katanya ada yang harus di install trus di mount. Namun saya ndak begitu mengerti cara-nya macam mana.

    terima kasih.

    • Ni'am permalink

      Caranya mirip dengan guest Windows XP dan host Ubuntu. Setiap installer VirtualBox ada file image (iso) yang namanya VBoxGuestAddition.iso. Di dalam file iso tersebut ada berbagai macam file installer pendukung VirtualBox (driver graphic card atau sharing data).

      1. mount iso VBoxGuestAddition.iso, lalu jalankan file VBoxLinuxAdditions-x86.run untuk guest linux 32bit atau VBoxLinuxAdditions-amd64.run untuk guest linux 64bit. Lalu restart virtual box.

      2. di dalam guest linux (Ubuntu), ketik di terminal :
      # sudo mkdir /media/windows-share
      # sudo mount -t vboxsf folder-name /media/windows-share

      dengan folder-name adalah nama folder yang dibuat dari menu Devices -> Shared Folders

  9. dimas permalink

    kalo kita mau menghapus os virtual windows xp nya dari ubuntu gmana mas ??
    trus, kalo kita pake virtual harddisk 10 Gb, setelah windows xp virtualnya di hapus apakah virtual harddisk yang 10 Gb itu akan dikembalikan ke semula gak mas ??
    mhn jawabannya ..
    terima kasih sebelumnya

    • Ni'am permalink

      menghapus OS Virtual Windows XP sama seperti menghapus windows XP di harddisk real. tinggal diformat saja partisinya. Di jendela utama VirtualBox, berisi daftar virtual PC. menghapus virtual PC, tidak akan menghapus data yang ada d dalam harddisk virtual yang terpasang di dalam virtual PC tersebut.

  10. wah terima kasih ya mas infonya

  11. dony aditya permalink

    Gan punya ane ko ga ada file image Windows XP nya .. pdahal udah dibuat ! setelah ane klik add ‘ga ada file yg berexstensi .ISO ???

    • Ni'am permalink

      File image VBoxAdditions.iso biasanya diletakkan di dalam folder instalasi VirtualBox. Kalau tidak ada, bisa di-download di sini : http://download.virtualbox.org/virtualbox/ . Lalu, masuk ke dalam folder yang sesuai dengan versi virtualbox yang terinstall. Di sana, download file VBoxGuestAdditions_.iso

  12. kepada admin situs yang terhormat…
    kasus……..
    saya sudah coba sharing pake virtual box..
    Os Guestx Ubuntu 10.04.LTS
    OS Hostx Win XP…
    udah saya install VirGuestX86.ISO…udah sukes trus di minta restrart am system
    trus masuk ke terminal….ketik
    #sudo mkdir media/windows-share…
    jawabannya…….
    sudo : mkdir media/windows-share : command not found…
    pertanyaan…:
    kenapa bisa begitu???
    mohon pencerahannya…
    terima kasih..

    • Ni'am permalink

      Ini kelihatannya mau membuat folder “windows-share” di dalam folder “media”.

      Untuk membuat folder “windows-share” : (1) Masuk ke dalam folder “media”. perintah : # cd /media (2) Buat folder yang diinginkan. perintah : # sudo mkdir windows-share

      Kalau folder “media” nya belum ada, tinggal dibuat saja (1) Pindah ke posisi root. perintah : # cd / (2) Buat folder “media”. perintah : # sudo mkdir media

      P.S. tanda # itu maksudnya command prompt nya.

  13. gan..
    gmna sih cara ngesavenya hasil virtual box yang jadi
    soalnya mau diburning..
    apakah harus jdi file iso???
    mohon petunjuknya gan…
    thx

    • Ni'am permalink

      “cara ngesavenya hasil virtual box yang jadi” Ini maksudnya gimana ya ?

  14. Windows XP sudah terinstal, kemudian linux setelah itu virtualboxnya,,
    yang saya tanyakan apakah bisa virtualbox digunakan di linux untuk menshare Windows XP dari linux, tanpa harus menghapus (Install Windows Xp Ulang).
    mohon bantuannya saya baru 1 minggu menggunakan linux,,, jadi mohon bantuannya.

  15. bangnop permalink

    trims infonya gan..
    sy jg butuh bantuan jika agan berkenan..
    di notebook sy install Host Win XP dan guest Ubuntu 10.04
    gimana cara settting jaringan di guest Ubuntu ini biar dpt terkoneksi ke internet??
    sy menggunakan modem dan jg menggunakan LAN dan wireless di kampus..
    mohon info dr agan skalian..
    terimakasih..
    salam kenal buat agan2 semua..

  16. bangnop permalink

    trims infonya gan..
    sy jg butuh bantuan jika agan berkenan..
    di notebook sy install Host Win XP dan guest Ubuntu 10.04
    gimana cara settting jaringan di guest Ubuntu ini biar dpt terkoneksi ke internet??
    sy menggunakan modem dan jg menggunakan LAN dan wireless di kampus..
    mohon info dr agan skalian..
    terimakasih..
    salam kenal buat agan2 semua..^_^

  17. mas,, sy ud coba tapi install cd xpnya dari .iso ga bisa ada pesan…
    FATAL: No bootable medium found!system halted.. caranya gmn y mas

    • Ni'am permalink

      Ada 2 kemungkinan : 1. file iso windows xp nya memang bukan bootable, artinya jika file image iso itu di burn jadi CD, kemudian PC di boot menggunakan CD itu, PC tidak masuk ke dalam file setup Win XP yang ada di CD itu.

      2. Kemungkinan yang lain, Boot Order di Settings virtual machine nya salah. Coba buka Settings virtual machine yang bersangkutan (dari dalam VirtualBox), lalu masuk ke bagian System. Di tab Motherboard, seharusnya boot order CD/DVD ROM itu di atas Harddisk. Kalau belum, coba digeser, trus dicoba lagi.

  18. fajrul husein permalink

    Devices -> Shared Folders.
    tidak muncul jendela dengan judul “Shared Folders”. di dalam Win VirtualBox, q pake Ubuntu?
    Devices -> Shared Folders-> sudah q centang read Only

Trackbacks & Pingbacks

  1. Idrus Fhadli’s Blog » Blog Archive » Printing dengan Printer Canon iP1600 di Ubuntu Lucid Lynx Menggunakan VirtualBox

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.